Make your future work for you

Science & Innovation E-Magazine

 E-Books For Science & Tech Developments

Innovation News & Business Insights

 

Infrared Laser Headset Pendeteksi Potensi Stroke

 

Dirilis pada tanggal 30 September 2024 dalam Press Release dari California Institute of Technology (CalTech), Mahler & Huang telah menciptakan sebuah pendeteksi potensi serangan stroke yang bersifat aman dan non Invasive. Alat ini menggunakan pancaran laser infra merah dalam level yang aman, ke dalam berbagai area di otak, dan menerima gelombang balasan dari otak kita dan menganalisa data yang masuk tersebut dengan bantuan artificial intelligence (AI). 

 

 

Secara umum, pembuluh darah menjadi lebih kaku seiring bertambahnya usia seseorang, yang berarti pembuluh darah akan lebih sulit melebar untuk mengalirkan darah. Hal ini pada gilirannya berarti orang tersebut lebih rentan terhadap stroke. Tim Caltech mengembangkan perangkat kompak yang memancarkan sinar laser inframerah melalui tengkorak dan ke otak di satu lokasi, lalu menggunakan kamera khusus di dekatnya untuk mengumpulkan cahaya yang dipantulkan kembali setelah dihamburkan oleh darah yang mengalir di dalam pembuluh darah.

 

Pendekatan tersebut, yang disebut spektroskopi optik kontras bintik (SCOS), mengukur penurunan intensitas cahaya dari titik masuknya cahaya ke tengkorak hingga tempat cahaya yang dipantulkan dikumpulkan untuk menentukan volume darah di pembuluh darah otak; pendekatan ini juga mengamati cara cahaya menyebar dan menciptakan bintik-bintik di bidang pandang kamera.

 

Bintik-bintik tersebut berfluktuasi dalam gambar tergantung pada laju aliran darah di pembuluh darah. Semakin cepat darah mengalir, semakin cepat pula bidang bintik berubah. Para peneliti dapat menggunakan pengukuran tersebut untuk menghitung rasio aliran terhadap volume darah yang mengalir melalui pembuluh darah untuk mendapatkan gambaran tentang risiko stroke pada pasien tersebut.

Learning & Motivations Videos